Travel  

Kepoin, Ada Bocoran Gaji Pramugari Nih

warta-online.com/ – Pernah bertanya-tanya berapa gaji pramugari? Seorang pramugari blak-blakan berapa banyak uang yang didapatkannya.

Sebagai pramugari memungkinkan untuk terbang ke berbagai wilayah, bahkan bukan tidak mungkin untuk terbang keliling dunia. Di balik jalan-jalan itu, jet lag dan capek menjadi risikonya.

Seorang pramugari Emirates Airlines, Daniella, membocorkan penghasilannya lewat akun TikTok. Dalam salah satu videonya, dia menjawab pertanyaan yang banyak diajukan: “Berapa banyak uang yang Anda hasilkan dari pramugari?”

Video yang kini ditonton 2,1 juta kali itu menguraikan tiga cara pembayaran pramugari yang berbeda.

“Gaji pramugari terdiri dari tiga bagian,” dia berbagi dalam video.

Yang pertama, gaji pokok, jam terbang, dan uang saku transit.

Dalam video tersebut, Daniella membagikan tangkapan layar laman situs Emirates, yang merinci perkiraan angka gaji pokok dan jam terbang pramugari yang bertugas di kelas ekonomi.

Gaji pokok adalah apa yang dihasilkan setiap bulan terlepas dari durasi jam bekerja. Menurut situs maskapai, seorang anggota awak kabin kelas ekonomi menghasilkan sekitar USD 1.160 atau sekitar Rp 18 juta per bulan.

Meskipun kedengarannya tidak banyak, itu bukan satu-satunya uang yang didapatkan oleh pramugari. Selain gaji pokok, pramugari juga mendapatkan uang dari kalkulasi jam terbang. Daniella menjelaskan bahwa jam terbang dihitung dari durasi mereka di udara.

“Kami tidak dibayar untuk naik atau turun penumpang atau penundaan apa pun yang mungkin kami hadapi di darat. Ini dimaksudkan untuk menutupi gaji pokok kami,” Daniella berbagi dalam video.

Menurut situs maskapai, bayaran terbang adalah USD 16,68 atau sekitar Rp 250 ribu per jam. Dengan angka itu dan rata-rata jam terbang kebanyakan pramugari, perkiraan jumlah yang diperoleh pramugari sebulan adalah sekitar USD 2.660 atau sekitar Rp 41 juta.

Elemen ketiga dan terakhir dari kompensasi yang diterima pramugari adalah uang saku transit.

“Semua biaya transit ditanggung perusahaan, termasuk akomodasi hotel,” ujar Daniella.

“Kami juga menerima, dalam gaji kami, uang tambahan tergantung pada tujuan, untuk menutupi biaya transit kami,” dia menambahkan.

Dia juga menegaskan bahwa dengan setiap promosi, mereka juga menerima kenaikan gaji, sehingga pramugari kelas bisnis mendapatkan penghasilan lebih dari satu kelas ekonomi.

Dengan perbedaan tugas itu, tunjangan yang didapatkan pramugari juga bakal berbeda.

“Perusahaan juga menyediakan akomodasi selama tinggal di Dubai dan transportasi dari dan ke bandara,” kata dia.

Dengan fasilitas itu, pramugari tidak perlu mengeluarkan ongkos biaya sewa kontrakan atau kos per bulan. Maskapai juga membantu pramugari untuk mendapatkan bebas pajak.

Meskipun tampaknya penghasilan tidak banyak potongan dan hemat soal biaya kontrak rumah atau kos, netizen menilai gaji itu relatif kecil.

“Hanya segitu? Sebulan wow, itu menyedihkan,” tulis salah satu warganet.

“Enggak banyak ya. Itu sangat buruk. Itu tidak cukup,” yang lain menimpali.

“Aku pikir lebih besar daripada itu lho,” tulis pengguna lain.

Merespons komentar warganet itu, Daniella akhirnya membocorkan penghasilannya. Dia bilang mendapatkan penghasilan lebih banyak daripada yang disebutkan di situs itu.

“Bagi mereka yang bertanya, saya bekerja di kelas bisnis dan terbang sekitar 100 jam sebulan. Rata-rata gaji saya lebih dari USD 4000 atau sekitar Rp 62 juta sebulan,” tulis Daniella.

“Akomodasi, tagihan, dan transportasi ke bandara semuanya disediakan oleh perusahaan. Pekerjaan itu juga dilengkapi dengan banyak fasilitas dan akses gratis ke gym dan diskon ke banyak tempat di sekitar Dubai. Itu ditambah penerbangan gratis setahun dan diskon untuk penerbangan,” dia menambahkan.

Orang lain di bagian komentar terkesan dengan apa yang dilakukan pramugari.

“Mengingat kebanyakan orang membayar sekitar 40% dari gaji mereka untuk uang kontrakan, warganet perlu memperhitungkan tidak ada sewa yang dibayarkan untuk kos atau kontrak, dan tinggal di Dubai = bebas pajak,” komentar seorang pengguna.

Warganet lain juga kemudian menilai penghasilan pramugari Emirates sangat besar. “Apakah saya satu-satunya orang yang berpikir £ 2040 itu luar biasa lol,” tulis dia.

“USD 40 atau sekitar Rp 600 ribu per jam dan pada dasarnya penerbangan gratis ke mana saja di dunia cukup bagus,” tulis yang lain.

Dengan semua informasi yang diberikan Daniella itu, apakah traveler berminat menjadi pramugari?

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website trave.detik.com. Situs https://warta-online.com/ adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://warta-online.com/ tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”