Jangan Salah! Minum Oralit Saat Sahur Bisa Bahaya Lho

Jangan Salah! Minum Oralit Saat Sahur Bisa Bahaya Lho

warta-online.com/Jakarta, CNBC Indonesia Beberapa waktu lalu, bahasan soal mengonsumsi Oralit untuk menahan dehidrasi selama melaksanakan ibadah puasa viral di Twitter. Dalam sejumlah twit yang beredar, tidak sedikit warganet yang mengatakan bahwa minum Oralit setiap sahur ampuh membantu tubuh agar tidak haus dan lemas selama berpuasa.

Oralit emang andalan aku kalo dah mulai lemah, letih, lesuh, loyo, lunglai, lemes. Ngebantu banget apalagi pas simulasi survival 3 hari ga makan normal di hutan, makan cuma seadanya. Pas puasa pastinya ngebantu banget, karena oralit ni fungsinya sama kayak infus,” tulis salah satu warganet melalui akun Twitternya, dikutip Kamis (23/3/2023).

Lantas, benarkah minum Oralit saat sahur bisa membantu tubuh menahan haus selama puasa?

Oralit adalah obat untuk menggantikan cairan dan elektrolit tubuh yang hilang akibat muntah, demam, hingga diare. Diketahui, obat ini memang bermanfaat untuk mencegah dan mengobati dehidrasi. Namun, bukan berarti dapat dikonsumsi untuk mencegah dehidrasi selama berpuasa.

“Informasi itu jelas tidak betul, ya. Sifatnya Oralit adalah oral rehydration (larutan rehidrasi), ya. Jadi kalau kita mengalami dehidrasi maka kita mengonsumsi oralit, tapi bukan pencegah. Itu yang harus diperhatikan,” tegas dokter spesialis penyakit dalam, Prof. Dr dr. Ari Fahrial Syam kepada CNBC Indonesia, Kamis (23/3/2023).

Prof. Ari mengatakan bahwa Oralit mengandung garam dan gula. Bila dikonsumsi secara berlebihan dan tidak sesuai dengan ketentuan maka Oralit dapat berisiko tinggi, terutama bagi penderita diabetes dan hipertensi atau tekanan darah tinggi.

“Jadi sekali lagi tidak betul informasi bahwa Oralit bisa mencegah dehidrasi,” tegas Prof. Ari.

“Oralit itu tujuannya untuk dehidrasi. Jadi orang yang dehidrasi diberikan oralit agar dehidrasinya tidak tambah parah. Ini harus diperhatikan,” lanjutnya.

Guna menghindari dehidrasi selama berpuasa, pastikan tubuh tidak kekurangan asupan cairan dengan tetap mengonsumsi tidak kurang dari dua liter air mineral dalam sehari, yakni dua gelas air mineral saat berbuka, empat gelas air saat makan malam, dan dua gelas air saat sahur.

Selain itu, hindari makanan yang terlalu manis, asin, pedas, hingga minuman berkafein saat sahur. Sebab, makanan-makanan tersebut dapat memicu dehidrasi berat saat puasa.