10 Tanda Kadar Gula Darah Tinggi yang Sering Diremehkan

warta-online.com/ – Banyak orang tidak menyadari jika mereka sebenarnya memiliki kadar gula darah tinggi.

Merasa tidak memiliki riwayat diabetes , mereka kerap lengah dan tidak menjaga pola makan maupun kesehatannya.

Pada 2018, lebih dari 34 juta orang di Amerika Serikat hidup dengan diabetes menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

Tetapi 21 persen orang dewasa dengan diabetes tidak menyadari bahwa mereka memiliki penyakit tersebut.

Selain itu, ada sekitar 88 juta orang AS—atau lebih dari satu dari tiga orang dewasa—yang memiliki pradiabetes, yang terjadi ketika gula darah lebih tinggi dari normal tetapi tidak cukup tinggi untuk disebut diabetes.

10 tanda kadar gula darah tinggi

Tentunya ada baiknya kita mengenal tanda gula darah tinggi sejak awal agar segera mendapatkan penanganan sebelum kondisinya lebih parah.

Apa saja gejalanya yang harus diwaspadai?

Kelelahan

“Merasa lelah mungkin merupakan tanda awal gula darah tinggi yang paling umum,” kata Betul Hatipoglu, M.D., seorang ahli endokrinologi di Cleveland Clinic.

Terlebih lagi kelelahan atau sensasi mengantuk yang kerap terjadi setelah makan, khususnya yang mengandung banyak karbohidrat.

Sering buang air kecil

Saat darah mengandung terlalu banyak gula maka ginjal akan bekerja lebih keras untuk mengeluarkannya dari tubuh.

“Saat ginjal mengeluarkan gula, mereka mengeluarkan air bersamanya. Hal ini membuat Anda harus mengunjungi kamar mandi lebih dari biasanya.” jelas Dr. Hatipoglu.

Lebih sering haus

Kerap merasa haus juga efek lanjutan dari sering BAK akibat gula darah yang terlalu tinggi.

Tubuh mengalami dehidrasi sehingga memicu kebutuhan untuk minum lebih banyak dan lebih sering.

Sakit kepala

“Dehidrasi dari penyebab apa pun dapat memicu sakit kepala,” kata Dr. Hatipoglu.

Keluhan ini bisa menjadi gejala dari banyak penyakit lainnya namun ada baiknya memeriksakan diri untuk risiko diabetes jika disertai dengan kondisi yang disebutkan sebelumnya.

Penglihatan kabur

Kelebihan kadar gula dalam tubuh dapat memengaruhi sejumlah organ seperti mata.

Kadar gula belebih tersebut terperangkap di lensa di tengah mata yang menyebabkan efek kabur.

Ada pun, kondisi ini bersifat sementara dan tidak sama dengan kerusakan mata yang dapat terjadi dalam jangka panjang akibat diabetes.

Mual, muntah, dan merasa bingung

Gejala gula darah tinggi yang termasuk langka sekaligus mengancam jiwa adalah ketoasidosis diabetik (DKA) yang termasuk mual, muntah, dan merasa bingung.

Termasuk pula akit perut, kesulitan bernapas, kulit kering atau memerah, napas berbau buah, atau kesulitan memperhatikan.

Biasanya ini terjadi pada orang dengan diabetes tipe 1 dan menjadi gejala awal dari penyakitnya.

Infeksi berulang

Hiperglikemia atau gula darah tinggi yang konsisten dapat melemahkan respons kekebalan tubuh.

Akibatnya, tubuh kesulitan melawan beberapa infeksi yang membuat sakit tertentu lebih lama sembuh atau bahkan menjadi lebih patah.

Penyembuhan luka yang lambat

” Kadar gula darah yang tinggi juga dapat mempengaruhi sistem peredaran darah tubuh Anda,” kata Dr. Hatipoglu.

Hal ini mengganggu aliran darah dan kemampuan tubuh untuk menyembuhkan dirinya sendir yang ditandai dengan luka yang sembuh lebih lama, seringkali pada kaki.

Masalah kesehatan gigi

Glukosa tak hanya terdapat di dalam darah namun juga air liur.

Jadi jika kadarnya berlebihan akan memicu munculnya bakteri berbahaya di mulut sehingga menyebabkan plak.

Hal ini mengundang berbagai masalah seperti kerusakan gigi, gigi berlubang, radang gusi, penyakit gusi, dan bau mulut.

Gusi bengkak, lunak, dan berdarah adalah salah satu hal pertama yang harus diwaspadai jika kita memiliki kadar gula yang tinggi.

Tangan dan kaki kesemutan

“Selama bertahun-tahun, hiperglikemia dapat mulai mempengaruhi fungsi saraf dan akhirnya menyebabkan kerusakan saraf, yang disebut neuropati,” kata Dr. Hatipoglu.

Jenis neuropati yang paling umum adalah perifer yang menyebabkan perasaan kesemutan, mati rasa, atau terbakar di tangan, kaki, lengan, dan kaki.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.